Ayizilvi’s Weblog

ENTREPREUNER MOTIVASION TRAINING

Posted by: ayizilvi on: 16 Mei 2008

ENTREPREUNER MOTIVASION TRAINING
(Quantum Spirit)

Tanya ke dalam diri anda apakah anda ingin menjadi seorang pebisnis? Pasti anda akan menjawab ‘ingin’, karena jika anda menjawab tidak maka jangan harap anda akan lebih mudah mendapatkan kesuksesan, apalagi berharap bangsa Indonesia akan menjadi makmur. Apa anda lebih suka menjadi buruh ato pekerja yang bekerja untuk perusahaan asing?, peras keringat untuk memperkaya orang lain terutama orang asing? Kerja siang malam hanya untuk mendapatkan upah yang hanya cukup untuk kebutuhan anda sehari hari, bagaimana dengan masa depan dan hari tua anda? Sempatkah anda membayangkan bagaimana kehidupan anda di masa tua mendatang?

Sekarang apa anda berubah pikiran dan anda ingin menjadi seorang pebisnis? Sekarang saya tanya dulu kenapa anda ingin menjadi seorang pebisnis? Jawab sekarang, kalau perlu anda catat dibuku catatan atau kertas kecil yang ada disekitar anda. Sudah? Apakah jawaban anda ingin kaya, ingin sukses, ingin mandiri? Kenapa anda tidak menjawab ‘saya ingin menjadi pebisnis agar dapat bermanfaat untuk orang lain’. Sebaik baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi manusia lainnya (alqur’anul karim), dengan menjadi seorang pebisnis, wiausahawan, seorang entrepreuner sejati maka kita telah dapat menyediakan lapangan kerja untuk orang lain sehingga kita akan memberi manfaat untuk orang lain. Jadilah tuan rumah di negrimu jangan menjadi tamu di negrimu sendiri!

Mulai sekarang langkah awal apa yang bisa kita lakukan untuk menjadi wirausahawan yang sukses, Apa anda sudah tahu jawabannya? Kita bisa mulai dengan merubah attitude atau sikap kita, yaitu sikap positif tentunya yang harus kita miliki terlebih dulu. Kenapa saya bilang sikap yang harus kita ubah bukan pengetahuan atau yang lainnya, karena 85% dari sikap kita akan mendukung kesuksesan kita dan pengetahuan hanya akan membantu kita 15% untuk memperoleh kesuksesan . Alasan yang kuat dan benar akan membawa kita menjadi seorang yang sukses. Jangan sampai kita tidak punya alasan yang kuat dan alasan yang benar atas apa yang kita ingin kerjakan. Semisal, pertanyaan yang telah saya ajukan tadi (kenapa anda ingin menjadi seorang pebisnis). Dan seorang pebisnis atau wirausahawan haruslah memiliki sikap yang benar, jujur, optimis, bertanggung jawab dan visioner (berorientasi dan berpandangan ke masa depan) serta sikap sikap positif lainnya.

Berikut akan saya ceritakan tentang embro vs pipo yang akan membuka mata dan hati anda tentang arti sebuah proses, arti sebuah usaha, dan arti sebuah perjuangan serta kesabaran. Ada sepasang sahabat yang mana keduanya berkeinginan untuk menjadi seorang yang sukses dan kaya tentunya. Sampai pada suatu hari kesempatan datang kepada mereka. Air di desa mereka mulai surut dan rakyat desa hanya bisa memperoleh air dari puncak gunung. Mereka memutuskan untuk mengambil air dari puncak gunung untuk di bawa ke desa sehingga dapat mereka tukarkan dengan rupiah. Karena begitu banyaknya warga yang membutuhkan air maka tak ayal akan membuat mereka cepat memperoleh uang. Seminggu berlalu, pipo mulai lelah dengan caranya memperoleh air dari puncak gunung yaitu dengan membawa ember naik turun gunung. Akhirnya pipo memiliki ide untuk membuat saluran air dari puncak gunung ke desa mereka, meskpun jarak sumber air ke desa mereka cukup jauh. Embro tidak menggubris sama sekali ide pipo tadi, embro berpikir itu hal yang mustahil. Embro hanya berpikir semakin banyak air yang dia bawa maka semakin cepat dia memperoleh uang yang akan membuatnya kaya. Sehingga dia berinisiatif untuk memperbesar ember pengangkut airnya dan secara terus menerus mengambil air tanpa kenal lelah dan waktu (lembur istilahnya). Tubuh embro memang lebih kekar dari pipo, sehingga dia bisa melakukan apapun. Sementara pipo tidak putus asa dan dia yakin suatu saat dia pasti bisa membuat saluran pipa air dari sumber air di puncak gunung sampai ke desanya.

Hari demi hari, bulan demi bulan berlalu embro semakin kaya sampai bisa membuat rumah yang bagus. Sementara pipo selama ini hanya mengambil air seadanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan sisa waktu yang dimiliki dia gunakan untuk sedikit demi sedikit membuat saluran pipa agar suatu saat pipa itu sampai ke desanya. Embro semakin kaya dan pipo masih begitu begitu saja tidak ada perubahan berarti dalam kehidupan pipo. Setahun dua tahun berlalu tubuh embro mulai membungkuk karena seringnya mengangkut ember naik turun gunung, dan wajahnya mulai kelihatan keriput dan tidak segar lagi (kusut gitu). Sementara pipo masih lebih baik dari keadaan embro . Akhirnya pipo berhasil merealisasikan idenya, dia berhasil membuat saluran air dari sumber ke desanya. Kini dia hanya berdiam diri di rumah dan mendapatkan uang tanpa susah payah mengangkat ember naik turun gunung lagi. Di lain pihak embro mulai lemah dan ember yang dia gunakan semakin kecil saja. Sekarang baru terlihat siapa yang benar benar sukses di antara keduanya. Pipo sekarang menjadi orang terkaya dan tersukses di desanya sementara kekayaan embro sedikit demi sedikit mulai habis. Hari tua sudah menjadi milik pipo bagaimana dengan embro?

Sekarang tinggal anda pilih apakah anda ingin menjadi seorang pipo ataukah seorang embro? Semoga kita dapat mengambil hikmah dan manfaat dari cerita di atas sehingga mata kita, pikiran kita dan hati kita terbuka. Ayo bangun dari tidur anda dan mulailah bekerja keras untuk mwujudkan mimpi mimpi anda waktu tertidur tadi. Bekerjalah dengan keras, dengan cerdas, dan dengan ikhlas seperti yang telah dilakukan pipo. Semoga anda semua yang sempat membaca tulisan saya ini tergugah dan akhirnya anda menjadi seseorang yang sukses. Islam pun menganjurkan kita untuk menjadi seorang yang kaya agar kita bisa bersedekah, membantu orang lain yang kekurangan, melaksanakan haji dan lain lain. Sukses buat anda semuanya….

By Ikhsan Abadi & Ainun Nazhif (Quantum Spirit Team)

Tinggalkan Balasan